HEPATITIS A BIKIN HEBOH WARGA PACITANPenyakit Hepatitis merupakan masalah kesehatan masyarakat di dunia termasuk Indonesia, yang terdiri dari Hepatitis A, B,C, D dan E. Hepatitis A dan E sering muncul sebagai kejadian luar biasa, ditularkan fecal oral dan biasanya berhubungan dengan perilaku hidup bersih dan sehata (PHBS), bersifat akut dan dapat disembuhkan dengan baik.
Penyakit hepatitis A ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus, mudah menular melalui fecal oral, nama lain sakit kuning, dan membutuhkan perawatan yang intensif. Gejala-gejala orang yang terkena virus hepatitis A ini terbilang lambat munculnya, namun bisa ditandai dengan kelelahan dan mual dan muntah, perut terasa sakit, mulai kehilangan selera makan, demam ringan, urin berwarna gelap, dan juga nyeri sendi. Tanda yang paling terlihat adalah kulit yang menguning dan bagian putih mata yang juga ikut menguning. Gejala-gejala ini mungkin relatif ringan dan hilang dalam beberapa minggu, namun infeksi hepatitis A ini juga bisa dialami hingga beberapa bulan.
Penularan Hepatitis A melalui fecal oral (tinja/kotoran yang terinfeksi virus masuk melalui mulut), makanan dan minuman yang terkontanminasi, makanan dan minuman yang tidak dimasak, sumber air yang terkontaminasi, kebiasaan Buang Air Besar (BAB) sembarangan, lingkungan tidak bersih, kebiersihan diri kirang serta berhubungan seksual dengan penderita. Sumber penularan tidak lain yaitu dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) masyarakat.
Dengan adanya KLB Hepatitis A tersebut, Bupati Pacitan mengeluarkan kebijakan melalui peraturan Bupati yaitu seluruh penderita Hepatitis A yang di rawat baik rawat jalan ataupun rawat inap dibebaskan biaya berobat.
Salah satu upaya mengurangi penyebaran penyakit dilakukan dengan , bagi penderita Hepatitis A yang memasuki masa pemulihan untuk istirahat total selama sebulan, biasakan cuci tangan pakai sabun (CTPS) setelah makan/minum/dari kamar mandi (BAB/BAK), serta penderita tidak menjamah makanan.
Tidak hanyadaerah yang terdampak saja yang harus waspada, akan tetapi seluruh wilayah yang ada di Pacitan harus selalu waspada dengan penyebaran virus Hepatitis A tersebut. Petugas kesehatanpun harus menyebarkan luaskan informasi tentang Hepatitsi A. Agar seluruh masyarakat mengetahui apa itu Hepatitis A, bagaimana pola penyebarnnya serta pencegahannya.